A Portrait of Preeclampsia in Pregnant Women at the Cipondoh Community Health Center in 2025

Penulis

  • Nur Hikmatu Sa'adah Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Dewi Purnamawati Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.58185/jmestahat.v6i2.190

Kata Kunci:

Preeklampsia, Ante Natal Care, Ibu Hamil

Abstrak

Preeklampsia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal di dunia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia, preeklampsia dan eklampsia secara konsisten berada pada tiga besar penyebab kematian ibu bersama perdarahan dan infeksi. Tujuan:Untuk mengetahui gambaran kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Cipondoh. Metode:Merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain observasional, populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil dengan preeklampsia yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Cipondoh periode Januari–Desember 2025, sample sejumlah 65 ibu hamil dengan kriteria inklusi menggunakan teknik total sampling, data dikumpulkan dengan memanfaatkan rekam medis ibu hamil dengan preeklampsia dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian:Lebih dari separuh responden berada pada rentang usia 20–35tahun (67,7%), memiliki anak 2-4 (69,2%), 46,2% memiliki status gizi gemuk, 55,4% tidak bekerja dan 90,8% tidak memiliki riwayat hipertensi. Kesimpulan:Preeklampsia tidak lagi terjadi pada kelompok ibu dengan usia dan paritas berisiko, tetapi juga ditemukan pada ibu usia produktif (20–35 tahun) serta pada paritas 2–4. Sementara, status gizi gemuk, ketidakaktifan bekerja, dan riwayat hipertensi masih menjadi gambaran umum faktor predisposisi preeklampsia. Saran:  peningkatan upaya pencegahan dan penatalaksanaan preeklampsia tidak hanya difokuskan pada ibu dengan usia dan paritas risiko tinggi tetapi juga mencakup ibu usia produktif dan paritas 2–4 yang selama ini tidak termasuk dalam kelompok risiko.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Sukmawati S, Nurhakim F, Mamuroh L. Pengaruh edukasi peningkatan kesejahteraan ibu dan janin melalui antenatal care berkualitas terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil. Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat. 2025;8(1):368–79. Available from: https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i1.18309

Indah Sari AS, Iriyanti YN, Yuda Prayogi AR, Prayoga D. Pemetaan AKI (Angka Kematian Ibu) menggunakan Geoda di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2022;13(2):206–15. Available from: https://doi.org/10.22487/preventif.v13i2.517

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023. Available from: https://www.kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/172231123666a86244b83fd8.51637104.pdf

Harahap PS, Lestari AA, Hasibuan ID, Wulandari N, Hasibuan YN. Perencanaan dan penganggaran program kesehatan ibu dan anak (KIA) di UPT Puskesmas Tuntungan Kota Medan. Promotion and Prevention. 2024;7(3):416–26. Available from: https://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP/article/view/1263/738

Markolinda Y, Dien N, Desi P. Determinan kematian ibu di Indonesia. Journal of Midwifery and Health Sciences. 2024;1(1):1–9. Available from: https://journal.umnyarsi.ac.id/index.php/JMHS/article/view/50/16

Bakri SIA, Fujiko M, Harahap MW. Faktor risiko kejadian preeklampsia-eklampsia. Innovative Journal of Social Science Research. 2024;4(6):8825–33. Available from: https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/15663/11739

Weningtyas VS, Adnan ML, Pramaningtyas MD, Wahyana EB. Karakteristik pasien preeklampsia di Rumah Sakit Umum Daerah Soediran Mangun Soemarso Wonogiri Jawa Tengah. Inisiasi. 2024;13(1):1–12. Available from: https://doi.org/10.59344/inisiasi.v13i1.233

Rahmawati L, Amalia FE, Kahar M, Rahayu ET. Literature review: faktor-faktor risiko terjadinya preeklampsia. Jurnal Borneo Holistic Health. 2022;5(2):122–32. Available from: https://doi.org/10.35334/borticalth.v5i2.3115

Zainiyah Z, Harahap DA. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsi pada ibu hamil trimester III pada Praktik Mandiri Bidan X di Bangkalan. Jurnal Kesehatan Komunitas. 2023;9(3):504–511. Available from: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/id/article/view/1533/574

Anjelika R, Widjanarko B, Sriatmi A. Maternal compliance in utilisation of antenatal care services on the incidence of preeclampsia: literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia. 2024;7(9). Available from: https://doi.org/10.56338/mppki.v7i9.5858

Shofia M, Badriah DL, Febriani E, Mamlukah M. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ciawi Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2022. Journal of Midwifery Care. 2022;3(1):116–25. Available from: https://doi.org/10.34305/jmc.v3i01.611

Cunningham FG, Leveno KJ, Dashe JS, Hoffman BL, Spong CY, Casey BM. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022. Available from: https://www.mheducation.com/highered/mhp/product/williams-obstetrics-26e.html?viewOption=student

Prawirohardjo S. Ilmu Kebidanan. Edisi Revisi. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2019.

Utami T. Pengaruh faktor umur dan paritas terhadap kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara Tahun 2016. Viva Medika. 2018;12(1):38-45. Available from: https://ejournal.uhb.ac.id/index.php/VM/article/download/424/370/1680

Alfitri RANA, Indriyani D, Rohmah N. Hubungan karakteristik maternal dengan kejadian preeklampsia di Rumah Sakit Daerah Balung Kabupaten Jember. Jurnal Penelitian Multidisiplin Terpadu. 2024;8(11):171–190. Available from: https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpmt/article/view/5590/6081

Brown MA, Magee LA, Kenny LC, Karumanchi SA, McCarthy FP, Saito S, et al. The hypertensive disorders of pregnancy: ISSHP classification, diagnosis, and management recommendations for international practice. Pregnancy Hypertension. 2018;13:291–310. Available from: https://doi.org/10.1016/j.preghy.2018.05.004

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022. Available from: https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2022

Nugraheni SA, Dewi RK. Gaya hidup sedentari sebagai faktor risiko gangguan hipertensi dalam kehamilan. Journal of Maternal and Child Health. 2022;7(4):510–18.

Puspitasari P, Wulaningtyas ES, Nurahmawati D. Hubungan aktivitas fisik ibu hamil dengan kejadian preeklamsia di RS DKT Kota Kediri. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran. 2024;4:299–303. Available from: https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/seinkesjar/article/view/5555/3973

Davenport MH, Ruchat SM, Poitras VJ, Garcia AJ, Gray CE, Barrowman N, et al. Prenatal exercise for the prevention of gestational diabetes mellitus and hypertensive disorders of pregnancy: a systematic review and meta-analysis. Br J Sports Med. 2018;52(21):1367–75. Available from: https://doi.org/10.1136/bjsports-2018-099821

Magro-Malosso ER, Saccone G, Di Mascio D, Di Tommaso M, Berghella V. Exercise during pregnancy and risk of gestational hypertensive disorders: a systematic review and meta-analysis. Acta Obstet Gynecol Scand. 2017;96(8):921–31. Available from: https://doi.org/10.1111/aogs.13151

American College of Obstetricians and Gynecologists. Physical activity and exercise during pregnancy and the postpartum period. Obstet Gynecol. 2020;135(4):e178–88. Available from: https://doi.org/10.1097/AOG.0000000000003772

World Health Organization. WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour. Geneva: World Health Organization; 2020.

Roberts JM, Hubel CA. The two-stage model of preeclampsia: revisited. Placenta. 2019;79:1–8. Available from: https://doi.org/10.1016/j.placenta.2019.03.002

World Health Organization. WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience. Geneva: World Health Organization; 2016.

Ekawaty D, Imran A, Pratiwi RD, Muslimin. Pendokumentasian rekam medis elektronik dalam kejadian preeklamsia ibu hamil. Media Implementasi Riset Kesehatan. 2024;5(1). Available from: https://doi.org/10.32382/mirk.v5i1.767

Phipps EA, Thadhani R, Benzing T, Karumanchi SA. Pre-eclampsia: pathogenesis, novel diagnostics and therapies. Nat Rev Nephrol. 2019;15(5):275–89. Available from: https://doi.org/10.1038/s41581-019-0119-6

Bartsch E, Medcalf KE, Park AL, Ray JG; High Risk of Pre-eclampsia Identification Group. Clinical risk factors for pre-eclampsia determined in early pregnancy: systematic review and meta-analysis of large cohort studies. BMJ. 2016;353:i1753. Available from: https://doi.org/10.1136/bmj.i1753

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-08-31

Cara Mengutip

Sa’adah, N. H., & Purnamawati, D. (2026). A Portrait of Preeclampsia in Pregnant Women at the Cipondoh Community Health Center in 2025. J-Mestahat, 6(2), 13–24. https://doi.org/10.58185/jmestahat.v6i2.190

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama